MAHASISWA STKIP PARACENDEKIA NW SUMBAWA WAKILI BALI-NUSRA DALAM OLIMPIADE NASIONAL MATEMATIKA 2015

 

Setelah berhasil mengantarkan seorang dosen mudanya menerima beasiswa Pemerintah Australia untuk studi MA di akhir Februari lalu, yaitu Elli Marliana, S.Pd., STKIP Paracendekia NW Sumbawa kini berhasil mencatatkan kembali seorang mahasiswa yang baru dukuk di semester II, Pramusastri dari Program Studi Pendidikan Matematika sebagai pemenang Olimpiade Nasional Matematika Wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang diselenggarakan di Kopertis Wilayah VIII tanggal 7 dan 8 April lalu. Bersama dua pemenang lainnya dari Universitas Udayana dan Universitas Mataram, setelah menyisihkan lebih dari 86 peserta dari 19 PTN/PTS penyelenggara prodi Matematika di Bali-Nusra, Pramusastri dijadwalkan mengikuti seleksi tingkat nasional dengan para pemenang dari 16 wilayah lainnya dari seluruh Indonesia. Seleksi tingkat nasional akan dilaksanakan tanggal 24-28 Mei dengan jumlah seluruh peserta 64 mahasiswa terbaik bidang matematika. Tempat seleksi nasional sementara belum diinformasikan oleh Ditjen Dikti.

Demikian dikemukakan oleh Umar, S.Pd., M.Pd., Pembantu Ketua III STKIP Paracendekia NW Sumbawa, mengutip surat Direktur Kemahasiswaan dan Pembelajaran Ditjen Dikti tanggal 20 April lalu. Dari 64 peserta nantinya, akan terpilih 24 mahasiswa yang akan mewakili Indonesia dalam Olimpiade Internasional Matematika dan Sains di Bulgaria bulan Agustus mendatang. “Mohon doa semoga mahasiswa kami bisa masuk ke kancah dunia internasional nantinya,” tandas Umar.

Bagi STKIP Paracendekia NW Sumbawa yang baru memiliki dua angkatan mahasiswa, keikutsertaan dalam olimpiade nasional tersebut adalah kesempatan yang pertama dan langsung meraih prestasi untuk menuju ke event nasional yang resmi dikelola oleh Pemerintah (Kemenristek-Dikti). Tentu keberhasilan ini tidak bisa dipisahkan dengan sistem perkuliahan di STKIP Paracendekia NW Sumbawa yang sangat aktif dengan pemaduan keahlian dosen dan kemauan autodidak dari para mahasiswanya. “Persiapan untuk mengikuti seleksi tingkat wilayah secara teknis hanya sepuluh hari sebelum lomba. Namun, para mahasiswa memiliki basic keilmuan yang kuat walaupun sebagian baru semester dua ditambah semangat belajarnya yang sangat tinggi,” ungkap Umar.

Ditemui di kampus hijau STKIP Paracendekia NW Sumbawa, Pramusastri menyampaikan rasa haru yang mendalam atas keberhasilan yang diraihnya. “Keberhasilan ini bukan keberhasilan saya sendiri, tetapi keberhasilan kampus dan Prodi Pendidikan Matematika. Ketua Prodi saya, Ibu Nurtesti Handayani Mawasid, S.Pd., M.Pd. telah membekali kami dengan telaah soal-soal yang sulit, dan teman-teman tim saya menjadi inspirasi saya untuk terus belajar. Satu hal yang paling berkesan, perjalanan PP Bali-Sumbawa kami tempuh bersama dengan sepeda motor. Kami bekerja keras dan sangat bangga dengan itu. Puket III, Pak Umar, M.Pd. adalah pendamping kami yang tak pernah berhenti mengingatkan kami untuk terus belajar menjelang seleksi di Bali,” kenang Ca’-sapaan akrab Pramusastri, yang saat ini sedang menggeluti soal-soal Olimpiade Matematika yang sebagiannya berbahasa Inggris. “Saya harus serius belajar bahasa Inggris juga di samping soal-soal matematika. Mudah-mudahan Allah memberikan keajaibannya sehingga saya mencapai benua Eropa Agustus nanti,” imbuhnya.

Pramusastri, lulusan SMAN 1 Alas tahu 2014, adalah putri Samawa kelahiran Tarusa, Buer 9 November 1996 anak pertama dari Khairuddin dan Hayatunnufus yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu dan petani di Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa. Semua pihak diharapkan dapat memberikan dukungan untuk perjuangannya mengharumkan nama Sumbawa di kancah nasional dan insya Allah internasional di bidang keilmuan matematika, salah satu ilmu pokok yang sangat diperlukan dewasa ini.

 

Sumber: stkippnwsbw.blogspot.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − nineteen =